Proyek Desa Pintar BAKTI menghadirkan manfaat bagi masyarakat pedesaan di Provinsi Jawa Barat berkat layanan broadband andal yang dipancarkan melalui satelit SES-12

Luxembourg, 9 Maret 2021 – Kemitraan yang terjalin antara Dwi Tunggal Putra (DTP) dengan SES Networks menghadirkan kemudahan bagi warga yang tinggal di 158 di kawasan pedesaan terpencil di Provinsi Jawa Barat dalam mengakses sumber-sumber daya secara daring, seperti konten-konten edukasi, serta dalam mengoptimalkan tingginya potensi ekonomi digital di  daerah tersebut.

Proyek Desa Pintar yang dipelopori oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) bertujuan untuk menjembatani kesenjangan digital, serta membuka akses beragam layanan bagi warga masyarakat pedesaan di Indonesia, seperti layanan e-government maupun layanan-layanan penting lainnya.

Melalui perjanjian yang disusun dalam skema multitahun ini, kapasitas throughput tinggi yang dihasilkan oleh satelit SES-12 akan dimanfaatkan oleh DTP guna mendukung proyek Desa Pintar Kementerian Komunikasi dan Informatika dan memenuhi kewajiban layanan universal (universal service obligation – USO) pemerintah. SES Networks sendiri saat ini telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan proyek kapasitas melalui sewa oleh BAKTI menggunakan SES-12 ground station di Indonesia.

Dari survei berskala nasional yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) terungkap bahwa meskipun penetrasi internet secara nasional telah meningkat secara signifikan, namun masih terdapat kendala terkait belum meratanya akses internet antara wilayah perkotaan dengan pedesaan, apalagi masih terdapat lebih dari 12.000 wilayah pedesaan yang belum tersentuh oleh teknologi 4G. Di sisi lain, menurut sebuah laporan yang diketengahkan oleh Google, Temasek and Bain, Indonesia saat ini merupakan negara dengan perekonomian digital terbesar di Asia Tenggara dan kondisi ini diprediksikan akan meningkat hingga tiga kali lipat di tahun 2025.

Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang pesat sebagian besar didorong oleh adanya peningkatan infrastruktur internet selama sepuluh tahun terakhir ditambah dengan makin menggeliatnya pertumbuhan perusahaan-perusahaan teknologi baru yang inovatif, serta meningkatnya kebutuhan masyarakat akan internet dalam mendukung kegiatan bersosialisasi dan mengakses hiburan. Dengan menjembatani kesenjangan digital antara kawasan perkotaan dengan pedesaan diharapkan akan turut mengakselerasi pertumbuhan ekonomi digital sekaligus mendorong terwujudnya keadilan ekonomi bagi masyarakat pedesaan di seluruh Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here