Jakarta, 2 Desember 2020 – Peringatan World Diabetes Day (WDD) atau Hari Diabetes Sedunia tahun 2020 telah berlalu. Peringatan WDD tahun ini diwarnai menguatnya dukungan keluarga sebagai pendamping atau pengasuh/caregiver terhadap penyandang diabetes (diabetesi). Hal ini terbukti dari seri mini edukasi Diabetasol di seluruh Indonesia, berhasil mengundang partisipasi 10.802 orang peserta dari 21 kota besar yang terdiri dari diabetesi dan anggota keluarga yang siap memberi diabetesi penanganan pertama, maupun memotivasi diabetesi untuk tetap hidup sehat dan mencegah risiko komplikasi diabetes, meskipun di tengah situasi pandemi yang tidak menentu. Dalam peringatan WDD 2020 ini, Diabetasol juga menyampaikan donasi senilai Rp 500 Juta sebagai program CSR bagi para caregiver dan tenaga kesehatan yang distribusinya bekerja sama dengan PERSADIA dan Pandu Diabetes.

Tunghadi Indra, Director of Special Needs and Healthy Lifestyle Nutrition KALBE Nutritional, pemilik brand Diabetasol mengaku puas peringatan WDD 2020 berhasil menggalang dukungan dari keluarga penyandang diabetes yang siap menjadi caregiver. “Upaya kita bersama menurunkan angka kematian maupun risiko komplikasi diabetes sangat terkait dengan kepatuhan dan kedisiplinan diabetesi menjalankan gaya hidup dan pola makan sehat dengan asupan nutrisi yang memadai bagi penyandang diabetes. Dukungan keluarga sangat penting agar diabetesi bersedia mengubah gaya hidup agar lebih sehat. Diabetasol sendiri berkomitmen untuk mempermudah upaya keluarga sebagai caregiver melatih kedisiplinan dan mengontrol asupan nutrisi penyandang diabetes,” ungkap Tunghadi Indra.

Riset American Diabetes Association pada tahun 2019 yang melibatkan 5000 responden orang dewasa penyandang diabetes mengungkap pentingnya peran keluarga, teman, dan kerabat dalam meningkatkan kesejahteraan dan manajemen diri para diabetesi. Dalam hal ini, anggota keluarga diharapkan sadar untuk menjalankan peran dan tanggung jawab khusus dalam pengelolaan penyakit diabetes. Keluarga dapat memberi berbagai bentuk dukungan langsung, seperti membantu menyuntik insulin, serta dukungan sosial dan emosional dalam membantu diabetesi menjalani kehidupan sehari-hari. Anggota keluarga juga memiliki pengaruh signifikan pada kesejahteraan psikologis diabetesi, dukungan dalam penerapan pola makan, olahraga, dan rekomendasi perawatan medis bagi diabetesi.

Ketua PERSADIA Nasional Periode 2017-2020 dan konsultan endokrin metabolik RS DR. Soetomo Surabaya Prof. Dr. dr. Agung Pranoto, M. Kes., SpPD., K-EMD., FINASIM mengatakan sebenarnya ajakan agar keluarga lebih proaktif menjalankan peran sebagai caregiver telah dimulai sejak dua tahun lalu. “Awalnya keluarga diundang datang karena tingkat risiko yang lebih tinggi daripada orang lain, maka begitu diabetesi terdeteksi, kami minta keluarganya datang semua untuk early detection. Sesudah menjalani pemeriksaan awal, biasanya kami sudah bisa menggugah kesadaran keluarga untuk membantu penyandang diabetes mengubah gaya hidup dan pola konsumsi yang lebih sehat agar tetap produktif dan terhindar dari risiko komplikasi diabetes,” papar Prof. Agung.


Ikuti berita seputar bisnis teknologi lokal dan global terkini hanya di TechnoBusiness Media.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here